Buka program paket tracer yang sebelumnya sudah terinstall di komputer anda. Tampilannya akan sbb :
Letakkan alat yang akan anda gunakan (Server, PC, switch/hub dan router) dengan memilihnya pada pojok kiri bawah lalu letakkan di lembar kerja, kemudian hubungkan dengan kabel straight.
Letakkan alat yang akan anda gunakan (Server, PC, switch/hub dan router) dengan memilihnya pada pojok kiri bawah lalu letakkan di lembar kerja, kemudian hubungkan dengan kabel straight.
Karena kita akan membuat rancangan jaringan wan, maka kita akan gunakan router. Pilih tipe router yang akan kita gunakan, kemudian letakkan di lembar kerja.
Karena kita akan menyambungkan 4 subnetwork jaringan, maka kita akan menggunakan 3 router.
Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi PC. Klik salah satu PC, akan muncul gambar berikut.
Pilih IP Configuration,isi dengan IP berikut :
PC 0 :
Ip Address : 192.168.0.4,
Subnet mask : 255.255.255.0, dan
default gateway : 192.168.0.1
PC 1 :
Ip Address : 192.168.0.5
Subnet mask : 255.255.255.0, dan
default gateway : 192.168.0.1
PC 2 : 172.16.0.4 Subnet mask : 255.255.0.0, dan default gateway : 172.16.0.1.
PC 3 : 172.16.0.3 Subnet mask : 255.255.0.0, dan default gateway : 172.16.0.1.
PC 4 : 10.0.0.4 Subnet mask : 255.0.0.0, dan default gateway : 10.0.0.1.
PC 5 : 10.0.0.3 Subnet mask : 255.0.0.0, dan default gateway : 10.0.0.1.
PC 6 : 1.0.0.2 Subnet mask : 255.0.0.0, dan default gateway : 1.0.0.1.
PC 7 : 1.0.0.4 Subnet mask : 255.0.0.0, dan default gateway : 10.0.0.1.
Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi router, klik router 0, pilih config lalu pilih fast Ethernet0/0 maka akan muncul gambar berikut.
Isi dengan default gateway atau IP lain tergantung dimana letak router tersebut dalam jaringan. Jangan lupa klik port status agar port ethernet menyala.
Isi dengan IP berikut :
Router 0
Fast Ethernet0/0 : IP Address 192.168.0.1, Subnet Mask : 255.255.255.0 Fast Ethernet1/0 : IP Address 172.16.0.1, Subnet Mask : 255.255.0.0
Router 1
Fast Ethernet0/0 : IP Address 172.16.0.254, Subnet Mask : 255.255.0.0 Fast Ethernet1/0 : IP Address 10.0.0.254, Subnet Mask : 255.0.0.0
Router 2
Fast Ethernet0/0 : IP Address 10.0.0.1, Subnet Mask : 255.0.0.0 Fast Ethernet1/0 : IP Address 1.0.0.1, Subnet Mask : 255.0.0.0
Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi routing table. Yaitu kita akan mengatur rute data yang akan lewat menuju ke suatu network. Klik salah satu router, klik config lalu pilih static.
Lalu isi tab network(network tujuan), mask(netmask tujuan), dan next hop(ip address yang akan dilewati data). Isi alamat dari pertama data itu berangkat hingga sampai tujuan. Lakukan di semua router.
Sekarang coba lakukan perintah ping pada salah satu komputer menuju komputer sesama network. Klik PC 0, klik command prompt. Lalu ketik ping 192.168.0.5. Jika ada balasan seperti
“Reply from 192.168.0.5: bytes=32 time=100ms TTL=128”
berarti komputer anda sudah berhasil terhubung dengan komputer lain di subnet yang sama.
Sekarang coba lakukan perintah ping pada router, Klik PC 0, klik command prompt. Lalu ketik ping 192.168.0.1. Jika ada balasan seperti
“Reply from 192.168.0.1: bytes=32 time=120ms TTL=255
Sekarang semua komputer sudah terhubung dan jaringan WAN berhasil terbentuk.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
please add your comment